Menurut penelitian yang dilakukan Dr. Lisa L. Lindey dan rekan-rekannya dari Western Kentucky University di Bowling Green, mahasiwa wanita yang menyukai sesama jenis cenderung berisiko terjerumus pada gaya hidup membahayakan daripada kelompok pria homoseks.

Gaya hidup membahayakan tersebut misalnya: mengonsumsi narkotika, bunuh diri dan lainnya. Penelitian terhadap 927 lesbian dan pria homoseks di Amerika Serikat, menunjukkan bahwa kelompok lesbian rata-rata lebih banyak mengalami masalah dengan pasangan masing-masing daripada kelompok pria homoseks

Karenanya, Dr. Lisa menyarankan para pekerja sosial yang membantu kedua kelompok ini agar lebih memperhatikan para wanita lesbian. Selain kecenderungan berbahaya tersebut, dalam penelitian ini juga ditemukan beberapa perbedaan antara responden pria homoseks dan lesbian. Salah satu perbedaan itu adalah adanya orientasi dalam diri kelompok lesbian untuk mulai berhubungan seks saat usianya sudah agak lanjut, ketimbang kelompok pria homoseks.

Selain itu, kelompok lesbian cenderung kurang menyukai penggunaan kondom atau alat perlindungan lain dalam berhubungan seksual, entah itu secara vaginal atau seks anal. Kenyataan lain, menunjukkan bahwa para wanita lesbian tidak hanya tertarik pada sesama jenis, tetapi juga lawan jenis, yakni para pria. Hal ini tidak terjadi pada kelompok pria homoseks.

Hasil penelitian yang dipresentasikan pada pertemuan tahunan “American Public Health Association” yang ke 130 di Philadelphia ini menyatakan bahwa kelompok lesbian kebanyakan adalah perokok, pengguna marijuana, obat-obatan terlarang, dan alat-alat yang membahayakan kesehatan lainnya, misalnya tato.

Penjelasan ini berbeda dengan penjelasan yang dikemukakan oleh Dr. Lindley tahun lalu kepada Reuter. Dalam penjelasan sebelumnya, justru ditemukan bahwa kelompok pria homoseks lebih banyak yang menggunakan marijuana daripada kelompok lesbian.

Lidley dan tim-nya menemukan bahwa 10% kelompok lesbian mencoba melakukan bunuh diri sepanjang tahun lalu. Pada kelompok pria homoseks hanya 4% yang mencoba tindakan itu

disadur dari : http://sains.blogspot.com/

Sumber: http://gayvision.blog.com/2010/01/30/gay-wanita-lebih-berisiko-bunuh-diri/